Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner82 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/h3gdlpqag.html
Artikel Terkait
Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
KulinerPolisi mengamankan seorang pria bernama Andra Winata (26), asal Batujajar, Bandung, setelah video dirinya menodong pengguna jalan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di traffic light simpang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road pada Sabtu (16/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaGinting Gagal Revans, Duel Saudara Hancur di Malaysia Masters 2026
KulinerMoh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed melaju ke babak perempat final Malaysia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeon Hyeok Jin, dengan skor 10-21, 21-16, 16-21. Duel berjalan ketat sejak awal gim pertama dengan kedua pemain saling menekan dan bergantian memperoleh poin....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMegawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
KulinerMegawati Hangestri Pertiwi atau Mega mengungkapkan dirinya siap membawa Hillstate meraih prestasi di kompetisi musim ini setelah resmi bergabung. Wilson, sapaan akrabnya, sadar dirinya akan diharapkan bisa membawa tim yang bermarkas di Daejeon itu bangkit....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
- Leo/Daniel Lolos Perempat Final Thailand Open 2026
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- China Kuasai Semifinal Malaysia Masters Usai Kalahkan Chen/Toh
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Aliansi Baru Ubah Peta Geopolitik Timur Tengah
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- 6 Benda Saksi Bisu Revolusi Kebudayaan China