Lokasi: Kuliner >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kuliner44662 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gu2ol2gjb.html
Artikel Terkait
Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
KulinerLebih dari 220 kilogram ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dalam waktu sekitar satu hingga dua jam di Kali Cidarian, Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor juga menebarkan 30 liter eco enzyme bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara Bogor untuk mempercepat penguraian zat berbahaya di air sungai....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPetahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
KulinerForum Pengembangan Manajemen Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) di Cirebon menjadi sorotan setelah dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, KH Imjaz, Gus Yusuf, Gus Miftah, dan Gus Ipang. PMKNU kini menjadi perhatian karena disebut sebagai salah satu syarat bagi calon ketua umum dan pengurus harian PBNU, menyusul dibekukannya Akademi Kepemimpinan Nasional....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
KulinerAM, anggota kepolisian, didakwa atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Setelah Majelis Hakim menjatuhkan vonis bebas, JPU Kejari Majene langsung merencanakan langkah banding....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Jumhur Hidayat Ingatkan Ancaman Iklim dan Degradasi Lahan
- Prakiraan Cuaca Flores: Dominan Berawan, Potensi Hujan Hari Ini
- DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
- Idul Adha Terasa Berbeda bagi Ashanty Tahun Ini
- Listrik Padam Massal di Sumatera, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Artikel Terbaru
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
2 Guru PPPK Konawe Dinonaktifkan Usai Digerebek Istri
3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
Jurnalis Thoudy Dibebaskan, Ibu Menanti Kepulangan Putra
Tautan Sahabat
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Geely Tambah Diler Baru, Target 80 Jaringan Akhir Tahun