Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Kuliner77 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gpu9c8co5.html
Artikel Terkait
Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
KulinerInter Miami berhasil mengalahkan Portland Timbers dengan skor 2-0 di Nu Stadium pada pertandingan terbaru mereka. Dua gol yang dicetak oleh The Herons memastikan tim asuhan Lionel Messi meraih tiga poin penuh....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaXi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat
KulinerKunjungan Vladimir Putin ke Beijing menjadi sorotan internasional karena berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump meninggalkan China usai bertemu Presiden Xi Jinping. Para analis menilai langkah Xi Jinping menerima Trump lalu Putin dalam waktu berdekatan bukan sekadar agenda diplomatik biasa, melainkan sinyal bahwa Beijing memainkan strategi “dua kaki” demi menjaga posisi China di tengah dunia yang makin terbelah....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
KulinerSebanyak 25 anggota parlemen menyatakan menolak, sementara sembilan anggota memutuskan untuk abstain dalam pemungutan suara di tingkat parlemen. Pasca putusan ini, langkah selanjutnya adalah membawa kasus tersebut ke Senat....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Netanyahu Kecam Ben Gvir soal Penyiksaan Aktivis Sumud Flotilla
- AS Kehilangan Lebih Banyak Pesawat Dibanding Israel di Perang Iran
- Maki Otsuki Tampil di Marapthon, Reza Arap Menangis
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Artikel Terbaru
Erin Eks Istri Andre Taulany Dipanggil DPR, Ingin Suaranya Didengar
Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
Erupsi Gunung Dukono Tewaskan Pengantin Baru di Halmahera
Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
Jepang Selidiki Warganya Terkait Prostitusi Anak di Indonesia
Tautan Sahabat
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Prabowo Wajibkan Ekspor Hanya Lewat BUMN
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia