Lokasi: Otomotif >>
Pelita Sediakan Beasiswa Rp3 Miliar untuk Mahasiswa Vokasi
Otomotif1 Dilihat
RingkasanTotal nilai beasiswa yang disiapkan mencapai Rp3 miliar pada tahun ini, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Program ini menjadi salah satu jalur beasiswa vokasi terbesar yang dikelola oleh perkumpulan politeknik swasta di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pelita-Sediakan-Beasiswa-Pendidikan-Senilai-Rp3-Miliar-untuk-Calon-Mahasiswa.jpg)
Total nilai beasiswa yang disiapkan mencapai Rp3 miliar pada tahun ini, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya. Program ini menjadi salah satu jalur beasiswa vokasi terbesar yang dikelola oleh perkumpulan politeknik swasta di Indonesia. Seleksi Bersama Masuk Politeknik Swasta (SBMPS) adalah program seleksi nasional yang diinisiasi oleh Pelita Indonesia untuk memudahkan calon mahasiswa mendaftar ke berbagai politeknik swasta unggulan di Indonesia dalam satu pintu.
Program SBMPS sekaligus menjadi jalur utama penyaluran Beasiswa Pelita untuk Negeri. Beasiswa Pelita untuk Negeri 2026 menawarkan potongan biaya kuliah bagi calon mahasiswa terpilih yang mendaftar melalui portal resmi SBMPS. Total beasiswa yang disiapkan oleh seluruh politeknik mitra mencapai Rp3 miliar, menjadikannya salah satu program beasiswa vokasi swasta terbesar di tanah air. Beasiswa ini diberikan dalam bentuk potongan biaya pendidikan (SPP/UKT) di politeknik swasta yang tergabung dalam program SBMPS.
Pendaftaran Beasiswa Pelita untuk Negeri dibuka mulai 10 Maret hingga 31 Juli 2026. Calon mahasiswa diimbau untuk segera mendaftar sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi. Beasiswa ini dapat diikuti oleh lulusan SMA/SMK sederajat dengan melengkapi dokumen yang diperlukan. Persyaratan khusus dapat berbeda untuk setiap program studi dan politeknik, sehingga peserta diimbau membaca ketentuan masing-masing politeknik yang diminati. Sebagian politeknik swasta yang tergabung dalam program SBMPS 2026 dapat dilihat melalui portal resmi sbmps.poltekswasta.id.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gd8vmefjx.html
Artikel Terkait
Bidan ORP Praktik di Kontrakan, Bayi Titipan Belum Diambil
OtomotifPolisi Yogyakarta mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah kontrakan di Dusun Wonokerso, Padukuhan Randu, Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Rumah tersebut dikontrak oleh seorang perempuan berinisial ORP yang diduga menjalankan praktik penampungan bayi hasil hubungan di luar nikah....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAyu Ting Ting Digandeng Pria Diduga Politisi, Ini Reaksinya
OtomotifAyu Ting Ting terekam kamera netizen saat berjalan beriringan di bioskop bersama seorang pria. Foto tersebut menyebar di postingan akun X @99907i pada Kamis (14/5/2026)....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaAmmar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
OtomotifJon menilai peluang keberhasilan pengajuan Peninjauan Kembali (PK) yang dilakukan secara tergesa-gesa oleh pengacara baru Ammar sangat kecil. "Dari segi pengalaman dan peluang hukum, langkah-langkah yang dilakukan oleh PH baru ini menurut pendapat kami, mengajukan PK secepatnya kemungkinan berhasilnya kecil, hanya sepuluh persen," ujar Jon dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (14/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
- Keluarga Nikita Mirzani Bantah TPPU, Minta Keadilan
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Kedonganan Disorot Usai Jadi Lokasi Renang Internasional
- Al Ghazali Beri Pesan ke Suami soal Proses Persalinan
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
- Marsekal Muda Budhi Achmadi Beri Pesan di Pernikahan Perak
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
- Akademisi Usul Penggabungan Lembaga HAM yang Tumpang Tindih
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- BPOM Temukan Obat Kuat Herbal Ilegal Berisi Sildenafil
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji