Lokasi: Gaya Hidup >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Gaya Hidup9371 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g9t2vmmor.html
Artikel Terkait
Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
Gaya HidupEvita mengungkapkan sederet bukti yang menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara paling tahan terhadap krisis energi, di mana JPMorgan menilai Indonesia sebagai negara paling tahan krisis energi kedua setelah Afrika Selatan, di atas Tiongkok dan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Evita saat membacakan keynote speech di acara Indonesia IRF 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Sudirman, Jakarta, pada Senin (11/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPeringatan Dini Hujan: Jawa Barat Waspada, Maluku Siaga
Gaya HidupPeringatan dini memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi. Kesiapsiagaan sangat penting untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem....
Baca SelengkapnyaPemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
Gaya HidupMRP mengakui telah merekayasa laporan pembegalan sepeda motor setelah Polresta menemukan kejanggalan dalam penyelidikan. Motor yang disebut dirampas tiga pelaku bersenjata itu ternyata telah dijual sendiri oleh MRP untuk melunasi utang dan kebutuhan hidup....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Polisi Deky Jonatan Diduga Minta Uang Puluhan Juta
- Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Menteri Koperasi Puji Adaptasi Teknologi KSP Nasari
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS