Lokasi: Properti >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Properti87 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g3vgade50.html
Artikel Terkait
Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
PropertiGoogle mengumumkan integrasi fitur berbagi file Quick Share dengan AirDrop milik Apple, memungkinkan pengguna Android dan iPhone bertukar file secara langsung tanpa aplikasi tambahan. Beberapa merek yang disebut akan mendapatkan fitur ini antara lain Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Realme....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
PropertiBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca cerah berawan pada Selasa (12/5/2026), meskipun sebagian wilayah lainnya diprakirakan turun hujan dengan intensitas ringan. Prakiraan cuaca ini berlaku sejak pagi hingga malam hari di berbagai daerah, termasuk Kota yang menjadi pusat perhatian pada pukul 10....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
PropertiYovita perlahan menemukan jawaban atas harapan yang ia ucapkan sejak awal, meski kepergian suaminya tetap meninggalkan luka mendalam. "Nyawa harus dibayar dengan nyawa, cuma tetap walaupun pelaku meninggal dunia tak bisa mengembalikan suami saya lagi," ujar Yovita saat ditemui di rumahnya di Jalan Mata Intan, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Sabtu (16/5/2026)....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Bripka Arya Gugur Ditembak, Istri Kenang Sikap Romantisnya
Artikel Terbaru
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
Minta Maaf ke Prabowo, Anggota DPRD Jember Ngaku Khilaf
BMKG: Manokwari Berawan Tebal, Cuaca Papua Barat
Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
Tautan Sahabat
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia