Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kesehatan5926 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fx4dhop4e.html
Artikel Terkait
Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
KesehatanKomisi Nasional Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau naik 14,07 persen dari tahun sebelumnya berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) yang dirilis Kompas....
Baca SelengkapnyaJ&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
KesehatanJ&T Express merilis laporan komprehensif yang menguraikan praktik dan pencapaian terbaru perusahaan dalam bidang operasi cerdas, manajemen energi, perlindungan hak karyawan, pengembangan talenta, etika bisnis, serta tanggung jawab sosial. Laporan ini menyoroti komitmen J&T Express dalam mengintegrasikan langkah-langkah keberlanjutan ke dalam jaringan logistik globalnya sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas tinggi....
Baca SelengkapnyaPurbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
KesehatanPurbaya mengungkapkan harga minyak dunia dipastikan tidak akan turun setelah ia mempelajari strategi Amerika Serikat dalam mendesain ketentuan untuk Iran. Hal tersebut disampaikan Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Tenant Baru Padati Mal Jakarta, Pasar Kondominium Lesu
- Minions & Monsters Tayang 30 Juni 2026, Aksi di Hollywood
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
Artikel Terbaru
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
Southampton Gagal Promosi Akibat Skandal Mata-mata
Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Komisi V Minta Menhub Dudy Jujur soal Kecelakaan Kereta
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
- Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen