Lokasi: Bisnis >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Bisnis91635 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fmp7efvdv.html
Artikel Terkait
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
BisnisSorotan tertuju kepada kekuatan tim-tim yang akan bertanding di ajang voli bergengsi. Bardia Saadat asal Iran memutuskan mundur karena mengalami cedera, sementara Mozic dan Simon merupakan penggawa aktif di timnas negaranya masing-masing yang juga berlaga di kejuaraan tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaKisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
BisnisIhwan Moh Thaiyeb kini menjabat sebagai Wakil Ketua I di Morowali. Anak keenam dari 10 bersaudara itu lahir dan besar di Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
BisnisBandung Raya atau Kawasan Perkotaan Cekungan mencatat suhu udara pada rentang 16-28 derajat Celsius dan kelembaban udara di angka 66-98 persen. Kondisi cuaca ini memengaruhi aktivitas harian warga di wilayah Cekungan Bandung yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
Artikel Terbaru
Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
Tautan Sahabat
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil