Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi8131 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fja69tx86.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
TeknologiLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
Baca SelengkapnyaMenkes Budi Dilaporkan ke Polda Metro soal Gelar Palsu
TeknologiSejumlah dokter spesialis melaporkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ke polisi atas dugaan pemalsuan gelar dan sistem pendidikan di Indonesia. Laporan tersebut disampaikan pada Senin (11/5/2026) dengan didampingi oleh pengacara senior OC Kaligis....
Baca SelengkapnyaNoel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
TeknologiAziz Yanuar memohon tuntutan seringan-ringannya dalam sidang kasus dugaan gratifikasi yang menjerat kliennya, Noel. Kuasa hukum menegaskan bahwa kliennya tidak terbukti menerima gratifikasi berdasarkan fakta persidangan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- 100 Ucapan Harkitnas 2026 Penuh Makna untuk Medsos
Artikel Terbaru
Curacao Bawa Mantan Pemain Persib dan Man United ke Piala Dunia
BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Geothermal Indonesia
Tautan Sahabat
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
- 320 WNA Sindikat Judol Jakbar Segera Disidang di Indonesia
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- Pendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
- Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua