Lokasi: Kesehatan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Kesehatan48 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/febomfjc1.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
KesehatanPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
KesehatanErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaInverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
KesehatanFestival Inkverse 2026 diproyeksikan menarik 2. 500 hingga 5....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
Artikel Terbaru
Inter Miami Jamu Rival, Isyarat Rujuk La Familia?
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
2 Guru PPPK Konawe Dinonaktifkan Usai Digerebek Istri
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Tautan Sahabat
- Pemerintah Buka Akses Pasar Perikanan, Potensi Transaksi Rp1,84 M
- Kemendag: Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi UMKM Kriya
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka