Lokasi: Properti >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Properti21 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fd22bthpt.html
Artikel Terkait
Lamine Yamal Bidik Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol
PropertiLamine Yamal, wonderkid kelahiran 13 Juli 2007, memiliki peluang besar untuk menembus skuad final Piala Dunia 2026. Performa impresif Yamal dalam beberapa musim terakhir membuat prediksi tersebut sangat realistis....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSidang Isbat Idul Adha 2026 Live Streaming Hari Ini
PropertiSidang Isbat penentuan awal Zulhijjah 1447 H dapat disaksikan melalui link live streaming. Pemerintah menggelar forum musyawarah ini dengan menghadirkan ormas Islam, ahli falak, dan pakar astronomi untuk menentukan awal bulan Hijriah....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
PropertiPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua saksi secara kooperatif untuk melengkapi alat bukti dalam kasus dugaan korupsi pembiayaan ekspor yang merugikan negara hingga Rp11,7 triliun. Dalam pemeriksaan itu, saksi dimintai keterangan mengenai dugaan pembiayaan bermasalah di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang berujung gagal bayar dan menyebabkan kerugian besar....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Nurhadi Tetap Dihukum 5 Tahun, PT DKI Kuatkan Putusan
- Menteri P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- Girry Pratama Curhat ke DPR Soal Film Sulit Tayang
- Pakar Ingatkan Potensi Pencatutan Nama Atasan di Bea Cukai
Artikel Terbaru
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Prabowo: Kopdes Merah Putih Ciptakan 18 Ribu Lapangan Kerja
Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus
Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
Menlu Minta Doa, Akses ke 9 WNI Ditahan Israel Terkendala
Tautan Sahabat
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Komnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim
- Kekerasan Pesantren Berulang, Pemerintah Didorong Perketat Pengawasan
- Irjen Kalingga Rendra Raharja Resmi Jabat Kapolda NTB
- 22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026
- Dewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
- Gus Falah: Legalisasi Tambang Rakyat Tekan PETI
- 100 Ucapan Harkitnas 2026 Penuh Makna untuk Medsos