Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita31 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f4websfxg.html
Artikel Terkait
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
BeritaMenteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam pidatonya pada Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India, Kamis (14/5/2026), mengecam Washington dan Tel Aviv atas apa yang disebutnya sebagai "agresi brutal dan ilegal" terhadap Iran. Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak dapat dipatahkan dan justru menjadi lebih kuat serta lebih bersatu ketika berada di bawah tekanan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaForum BRICS India Jadi Panggung RI Pertegas Peran Aktif
BeritaPartisipasi Menteri Luar Negeri RI dalam pertemuan BRICS Foreign Ministers Meeting memiliki arti penting untuk memperlihatkan keaktifan Indonesia sebagai anggota terbaru BRICS. Yvonne dalam pernyataannya, Rabu (13/5/2026), menyatakan pertemuan itu juga menjadi jalan penguatan kolaborasi di sejumlah sektor strategis termasuk perubahan iklim, ekonomi, energi, dan kesehatan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaVisa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
BeritaJepang segera menghentikan penerbitan COE (Certificate of Eligibility) untuk sejumlah bidang pekerjaan asing mulai awal tahun 2027, berdasarkan data terbaru dari Immigration Services Agency of Japan. Sektor restoran sudah mulai mengalami penghentian penerimaan baru di beberapa perusahaan karena kuota 50....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
Senat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
Tautan Sahabat
- Purbaya Lantik 8 Pejabat Baru, Ingatkan Tanggung Jawab
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
- BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional