Lokasi: Pendidikan >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Pendidikan2598 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f26wrxtvw.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
PendidikanBandung Raya atau Kawasan Perkotaan Cekungan mencatat suhu udara pada rentang 16-28 derajat Celsius dan kelembaban udara di angka 66-98 persen. Kondisi cuaca ini memengaruhi aktivitas harian warga di wilayah Cekungan Bandung yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang....
Baca SelengkapnyaRy Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
PendidikanPenyanyi Ry Hyori merilis lagu baru berjudul "Pacar Pacaran" yang diciptakan oleh musisi Posan Tobing pada Senin (18/5/2026). Lagu ini mengangkat fenomena hubungan tanpa status atau HTS (Hubungan Tanpa Status) yang kerap dialami anak muda masa kini....
Baca SelengkapnyaElang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
PendidikanElang mengaku proses membangun karakter Bara dalam film '402 Rumah Sakit Angker Korea' cukup rumit. Sosok Bara digambarkan sebagai karakter menyebalkan bagi orang-orang di sekitarnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
- Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
- Iwet Ramadhan-Dave Hendrik Ingatkan Bahaya Stres Usai Stroke
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
Menggambar Bahasa Emosi Anak, Orang Tua Jangan Menghakimi
Komisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
Tautan Sahabat
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia