Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan56579 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ezrap7iof.html
Artikel Terkait
Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
PendidikanPerseteruan Okin dan Rachel Vennya bermula dari sengketa rumah yang sempat memanas di media sosial. Polemik kepemilikan rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak pertama mereka, Xabiru, menjadi masalah saat keduanya sepakat menjual rumah di Kemang seharga Rp4,1 miliar....
Baca SelengkapnyaPencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
PendidikanSeorang pria berinisial MR kini mendekam di balik jeruji besi setelah terbukti melakukan aksi pencurian di Perumahan Lereng Indah pada 25 April 2026. Kapolsek Pamulang, Kompol Galuh menyatakan pihaknya berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku beserta barang bukti berupa satu unit laptop merek ASUS milik korban dalam keterangannya pada Selasa (19/5/2026)....
Baca SelengkapnyaNiko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
PendidikanKetua DPC PDI Perjuangan Jakarta Utara, Niko, menekankan seluruh pengurus di tingkat kelurahan (ranting) untuk senantiasa hadir dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga sekitar. Niko menegaskan bahwa jabatan dan amanah yang diberikan partai harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
- Jakarta Targetkan 100 Persen Air Bersih pada 2029
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
Polisi Gerebek 28 Lokasi di Depok, Ringkus 41 Pengedar
Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
Peminat Mesin Uang AC Milan Tiba-tiba Seret
Pencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
Tautan Sahabat
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung