Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Travel562 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ew262vxr9.html
Artikel Terkait
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
TravelWacana pengembangan mobil nasional (mobnas) listrik kembali menguat seiring dorongan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam skema tersebut, industri baterai menjadi salah satu fondasi utama, termasuk ekosistem yang tengah dikembangkan Indonesia Battery Corporation (IBC)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaIHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
TravelIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambles 212,88 poin atau 3,37 persen ke level 6. 105,623 pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026, turun tajam dari posisi penutupan sebelumnya di 6....
【Travel】
Baca SelengkapnyaAplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
TravelEkonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menilai penyesuaian skema bagi hasil aplikator seperti GoTo (Gojek) menjadi 92 persen untuk mitra pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan sebagai bentuk adaptasi positif terhadap arahan pemerintah. Menurut Rizal, kebijakan tersebut mencerminkan upaya mencari titik tengah antara kepatuhan regulasi, peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis digital nasional....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arne Slot Pastikan Tetap Latih Liverpool Musim Depan
- Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa
- Pertamina Patra Niaga Siap Pasok Energi untuk KKKS
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Alvaro Arbeloa Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Dikabarkan Gantikan
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
Artikel Terbaru
Ndarboy Genk Rilis Single SEKIP, Kicau Mania Viral
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
Tautan Sahabat
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak