Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Pendidikan86 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/evczv7hr4.html
Artikel Terkait
Aktivis Herman Budianto Ditangkap Israel, Minta Bantuan Pemerintah
PendidikanDiah tak kuasa menahan tangis saat ditemui di rumahnya, Jalan Cindewilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, pada Kamis (21/5/2026) setelah mendengar kabar kakaknya, Herman, ditangkap tentara. "Saya cuma ingin mas kembali dengan sehat....
Baca SelengkapnyaGoogle Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
PendidikanGoogle mengumumkan integrasi fitur berbagi file Quick Share dengan AirDrop milik Apple, memungkinkan pengguna Android dan iPhone bertukar file secara langsung tanpa aplikasi tambahan. Beberapa merek yang disebut akan mendapatkan fitur ini antara lain Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Realme....
Baca SelengkapnyaApple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
PendidikanApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Tautan Sahabat
- DPR Bentuk Badan Khusus Ekspor Cegah Kerugian SDA
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Community Gateway Dorong Digitalisasi di Indonesia Timur
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Ekonomi Tumbuh, Kesejahteraan Stagnan, Ancaman MIT Masih Nyata
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair