Lokasi: Berita >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Berita83288 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/erbezo0vm.html
Artikel Terkait
Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Kasihan Anak dari Meiza
BeritaEza Gionino mengungkapkan status pernikahannya dengan Meiza masih sah sebagai suami istri menurut hukum negara. Pihak Meiza sempat mengajukan upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Agama (PA) Cibinong, namun Mahkamah Agung menguatkan putusan sebelumnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya3 Cara Mudah Nonaktifkan Instants di Instagram
BeritaFitur baru Instagram yang membuat foto hilang secara otomatis setelah dilihat dalam 24 jam menuai kebingungan di kalangan pengguna. Keluhan ramai muncul di media sosial dan forum online karena sebagian pengguna mengaku tidak sadar telah mengirim foto pribadi ke orang lain....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSamsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
BeritaMedia Korea Selatan Seoul Economic Daily pada 12 Mei 2026 melaporkan informasi mengenai tanggal acara yang sebelumnya sempat diungkap 9to5Google pada 9 April 2026. Samsung juga disebut sedang menyiapkan model baru bernama Fold Wide dengan desain lebih lebar dibanding seri Fold sebelumnya....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
- 80 Link Twibbon Harkitnas 2026 & Cara Unggah di Medsos
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991