Lokasi: Kesehatan >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Kesehatan3932 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eiphrlbf5.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
KesehatanBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas ringan akan mengguyur beberapa wilayah di Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Pamekasan. Satu-satunya wilayah yang berpotensi mengalami hujan petir adalah Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep....
Baca SelengkapnyaKetua KPK Dorong Suap Swasta Masuk Revisi UU Tipikor
KesehatanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan revisi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) untuk menjerat celah korupsi yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam hukum positif di Indonesia. "Harapannya ada beberapa hal yang belum terkriminalisasi," ujar Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Setyo Budiyanto....
Baca Selengkapnya3 Penyebab Daging Kurban Tidak Halal
KesehatanDr. Abdul Qodir Zaelani, Dosen Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, menjelaskan tiga hal utama penyebab keharaman makanan dalam Islam....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pinkan Mambo Ratusan Kali Minta Cerai, Akhirnya Balikan
- Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
- Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
- Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Jabat Kalemdiklat Polri
- Satu Tahanan Kejari OKU Kabur Ditangkap, Dua Diburu
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
Artikel Terbaru
Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil
Masyarakat Sipil Kritik Demokrasi Indonesia di Peringatan Reformasi
Sindikat Pita Cukai Ilegal Jateng Dibongkar, 19 Ditangkap
Kunjungan Wakil Ketua DPR ke BEI Jadi Sinyal Sikap Negara
Tautan Sahabat
- Saham Ambles, Investor Ritel Merugi Berat
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025
- Pertamina Bantah Larangan BBM Pertalite untuk Mobil 1.400 CC
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS