Lokasi: Berita >>
KemenPANRB Buka Magang Siswa Mahasiswa, Batas 12 Juni 2026
Berita89432 Dilihat
RingkasanKemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/magang-kementerian-panrb.jpg)
KemenPANRB membuka program magang untuk siswa SMA/SMK sederajat dan mahasiswa jenjang Sarjana yang ingin merasakan pengalaman kerja langsung di lingkungan birokrasi pemerintahan. Program magang ini menyediakan sejumlah formasi, mulai dari Pengelola Data dan Sistem Informasi hingga Pengelola Keuangan. Pendaftaran telah dibuka sejak 18 Mei dan akan ditutup pada 12 Juni 2026.
Pelaksanaan magang dijadwalkan berlangsung dari Juli hingga Oktober 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Simak untuk mendapatkan informasi mengenai benefit atau manfaat Program Magang KemenPANRB Periode Semester II 2026. Peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai unit kerja sesuai dengan formasi yang dipilih.
Berikut daftar formasi, penempatan, tugas, dan persyaratan peserta yang perlu dipenuhi. Calon peserta diharapkan mempersiapkan dokumen dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelum batas akhir pendaftaran pada 12 Juni 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/edu130cot.html
Artikel Terkait
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
BeritaDua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, sukses menciptakan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam melalui lagu "Laut Kidul". Denny Caknan, penyanyi asal Ngawi, Jawa Timur, merupakan ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIndri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
BeritaSeorang juri bernama Dyastasia yang merupakan Kabiro Pengkajian Setjen MPR RI menjadi perbincangan setelah memotong nilai peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (9/11/2026). Momen kontroversial itu terjadi saat peserta dari SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra menjawab pertanyaan tentang tata cara pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSopir Bus Sugeng Rahayu dan Pemilik Warung Tewas
BeritaBus Sugeng Rahayu rute Yogyakarta-Bandung menabrak warung kopi dan pagar rumah warga di Jalan Raya Wangon-Lumbir, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Dua orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk sopir bus....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
- Deky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
- Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
Artikel Terbaru
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Tautan Sahabat
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah