Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Teknologi1134 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e65tfxwi0.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
TeknologiLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
Baca SelengkapnyaRaim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
TeknologiLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
Baca SelengkapnyaRaim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
TeknologiLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Artikel Terbaru
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Tautan Sahabat
- Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya
- Polisi Tangkap Pria di Kebumen Aniaya Istri dan Mertua Hingga Tewas
- Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Atap Kelas MTs Muhammadiyah Sragen Roboh, Korban Dengar Kretek
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming