Lokasi: Kesehatan >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Kesehatan632 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e45ph48yp.html
Artikel Terkait
Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
KesehatanSertu MD ditangkap oleh anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari di rumah kerabatnya di Kecamatan Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 07. 00 Wita....
Baca SelengkapnyaBMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
KesehatanSeluruh wilayah Provinsi Sementara terpantau mengalami cuaca ekstrem berdasarkan data resmi dari bmkg. go....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
KesehatanBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (19/3/2026) malam pukul 21. 00 WIB....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maia Estianty Bantah Beri Rumah untuk Al dan Alyssa
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Prakiraan Cuaca Sulbar 21 Mei: Mamuju Berawan, Mamasa Hujan
- Warga Dobrak Rumah Terkunci, Ibu Tersangka Aniaya Anak Tewas
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Prakiraan Cuaca Belitung Timur Berawan 23 Mei 2026
Artikel Terbaru
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
Ditjen Imigrasi Usulkan Kantor Imigrasi di Toraja Utara
Tautan Sahabat
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku