Lokasi: Properti >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Properti43948 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e2iisp1dq.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
PropertiLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
【Properti】
Baca SelengkapnyaLeo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
PropertiSabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani batal tampil di Thailand Open 2024 setelah pasangan ganda putra non pelatnas tersebut dipastikan menarik diri dari keikutsertaan. Padahal, Sabar/Reza sebelumnya dijadwalkan menjalani laga babak 32 besar turnamen bergengsi tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaUbed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
PropertiPebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
- Megawati Butuh Satu Poin Lagi, Jordan Wilson Bersinar
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
Artikel Terbaru
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
Raul dan Matarazzo Jadi Opsi Jika Mourinho Batal ke Madrid
Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
Tautan Sahabat
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla