Lokasi: Berita >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Berita6 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia

    Berita

    Karel Koubek ditunjuk sebagai pelatih timnas Ceko pada Desember 2025, memicu keheranan karena rekam jejaknya yang tidak terlalu impresif. Mantan kiper berusia 74 tahun itu tidak pernah melatih tim-tim besar di luar Ceko, dengan masa kepelatihan yang tergolong singkat di setiap klub....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Program Istana untuk Anak Sekolah Buka Akses Mahasiswa

    Berita

    Istana Merdeka bertransformasi menjadi ruang kelas terbuka raksasa melalui program "Istana untuk Anak Sekolah". Para peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi melihat langsung heritage sejarah dan dinamika birokrasi yang sebelumnya hanya mereka akses melalui layar kaca, buku teks, atau media sosial....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • PKS: Target Ekonomi 2027 Butuh Strategi Bukan Ambisi

    Berita

    Amin menilai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius membutuhkan reformasi serius, terutama dalam peningkatan investasi produktif, industrialisasi, hilirisasi bernilai tambah, penciptaan lapangan kerja formal, dan penguatan daya beli masyarakat. Amin menyebut arah kebijakan fiskal pemerintah yang menjaga defisit APBN pada kisaran 1,8–2,4 persen terhadap PDB menunjukkan komitmen menjaga stabilitas fiskal di tengah ketidakpastian ekonomi global....

    Berita

    Baca Selengkapnya