Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan92942 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dw5vsnd2f.html
Artikel Terkait
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
KesehatanPersaingan pasar otomotif nasional diperkirakan semakin ketat dengan segera bertambahnya kendaraan internal combustion engine (ICE) dari brand China yang masuk ke pasar. Sejak memasuki pasar Indonesia awal 2025, Geely berhasil meraup penjualan sebanyak 4....
Baca SelengkapnyaPenantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger
KesehatanArsenal hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juara Liga Inggris setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Burnley di Stadion Emirates, Selasa (19/5/2026) dinihari tadi. Kemenangan tersebut membuat posisi The Gunners yang awalnya hanya unggul dua poin dari Manchester City (77 poin) selaku rival terdekat di jalur juara, kini menjauh dengan selisih lima angka....
Baca SelengkapnyaManchester City Siap Lepas Pep Guardiola Akhir Musim
KesehatanPelatih asal Spanyol berusia 55 tahun itu membuktikan bahwa bukan hanya Manchester United yang mampu membawa pulang trofi Liga Champions, melainkan juga tim dari kota pelabuhan seperti Manchester City. Namun, seluruh masa kejayaan dan mimpi indah tersebut akhirnya harus berakhir juga....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Arsenal Butuh 20 Tahun Juara Liga, Arteta Ikuti Wenger
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- AC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Spurs Gagal Menjauh, Ancaman Degradasi Liga Inggris Masih Ada
Profil Sebastian Desabre, Pelatih Kongo di Piala Dunia 2026
Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Ronaldo Dapat Pelatih Baru?
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
Tautan Sahabat
- Kemendag: Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi UMKM Kriya
- Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
- Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia
- Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
- QRIS BRI Permudah Warung Ibu Nurul Tanpa Repot Kembalian
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- DPR Bentuk Badan Khusus Ekspor Cegah Kerugian SDA