Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita917 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/diy2blcgk.html
Artikel Terkait
Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
BeritaTidak sedikit pemain timnas Brasil yang terbuka melobi Carlo Ancelotti agar kembali melatih, namun rasa sayang dan kekhawatiran timbul tentang kondisi Neymar saat ini yang mungkin tidak bisa mengimbangi imaji para pemain terhadap dampak permainan yang akan ditimbulkan. Semuanya tentang Neymar, Brasil, dan Piala Dunia 2026, tentang romantisme dan tuntutan yang harus dihadapi oleh Don Carlo, sapaan akrab Carlo Ancelotti....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBTN dan KAI Bangun 5.400 Hunian TOD di Empat Kota
BeritaPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, dan Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menyepakati pengembangan kawasan hunian vertikal yang terintegrasi langsung dengan transportasi publik seperti KRL Commuter Line, LRT, MRT, dan Transjakarta....
【Berita】
Baca SelengkapnyaUnder Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara
BeritaEkonom dari Universitas Andalas (Unand), Syafrudin Karimi, menyoroti maraknya praktik under-invoicing atau manipulasi nilai faktur lebih rendah dari harga pasar dalam aktivitas ekspor komoditas strategis nasional. Syafrudin menegaskan bahwa praktik ilegal ini berdampak buruk terhadap kondisi fiskal karena memicu kebocoran besar pada penerimaan negara....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
- DPR Soroti Fokus Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
- Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Cirebon Raya Ajukan Diri Tuan Rumah Muktamar ke-35 PBNU
Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Tautan Sahabat
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Baterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
- Kode Redeem FC Mobile 13 Mei 2026: 1.000 Gems & 5 Juta
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- WhatsApp Uji Tampilan Baru Kirim Foto Video di iPhone
- Platform Social Gaming Marak, Industri Hiburan Bidik Interaksi
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII