Lokasi: Berita >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Berita174 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dhj408lwc.html
Artikel Terkait
Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
BeritaKebersamaan Ayu Ting Ting dengan seorang pria misterius berbaju putih viral di media sosial setelah keduanya tampil serasi. Pelantun lagu Alamat Palsu itu memilih irit bicara saat dikonfirmasi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan dan hanya meminta doa terbaik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
BeritaKode redeem Free Fire adalah kombinasi huruf dan angka (biasanya 12 karakter) yang bisa ditukarkan pemain untuk mendapatkan hadiah gratis di dalam game. Pemain Free Fire dapat mengklaim banyak kode redeem FF hari ini sebagai booster bermain bersama teman....
【Berita】
Baca SelengkapnyaApple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
BeritaApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
Artikel Terbaru
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
Tautan Sahabat
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
- Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Neymar Masuk Skuad Sementara Brasil Piala Dunia 2026