Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan19 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dea5wp6az.html
Artikel Terkait
DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
KesehatanMacRumors melaporkan pada 8 Mei 2026 bahwa Meta berencana mengubah kebijakan enkripsi pada fitur Direct Message (DM) di platformnya. Perubahan ini membuat isi percakapan yang dikirim melalui DM berpotensi dapat diakses oleh pihak tertentu, termasuk untuk kepentingan pengembangan algoritma iklan dan pelatihan chatbot kecerdasan buatan....
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
KesehatanPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
Baca SelengkapnyaIBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
KesehatanWacana pengembangan mobil nasional (mobnas) listrik kembali menguat seiring dorongan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam skema tersebut, industri baterai menjadi salah satu fondasi utama, termasuk ekosistem yang tengah dikembangkan Indonesia Battery Corporation (IBC)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Tautan Sahabat
- Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
- Sinopsis Film Dua Nafas Syakir Daulay Tayang 2 Juli 2026
- Kuasa Hukum Ungkap Ritual Pesugihan Gunung Kawi Seret Sarwendah
- Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
- Paula Verhoeven Pamer KTP Baru, Singgung Status Jodoh
- Ibu Bastian Steel Menangis, Sitha Marino Ingin Tinggal Berdua
- Brandon Salim Nikmati Syuting Film Sekawan Limo 2
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Merasa Gagal
- Ibunda Alyssa Daguise Cerita Dampingi Persalinan Normal
- Kenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan