Lokasi: Teknologi >>

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi

Teknologi6 Dilihat

RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....

SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi,<strong></strong> Afirmasi, Domisili, Mutasi

SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.

Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.

Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.

Tags:

Artikel Terkait

  • Eks ART di DPR Minta Anggota Dewan Tak Pilih Kasih

    Teknologi

    Erin didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, memantau langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR/MPR. Kehadiran Erin dalam rapat tersebut murni sebagai tamu untuk mendengarkan langsung kesaksian Hera, mantan asisten rumah tangga (ART) yang sebelumnya melaporkan dirinya atas dugaan penganiayaan....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Profil Sabri Lamouchi, Pelatih Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026

    Teknologi

    Sabri Lamouchi, pelatih berkewarganegaraan Prancis berusia 54 tahun, lahir di Lyon pada 9 November 1971 dan mengawali karier sepak bolanya sebagai pemain profesional sebelum beralih menjadi pelatih. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Lamouchi memperkuat sejumlah klub ternama di Eropa dan Timur Tengah, termasuk Olympique Ales (1990–1994), AJ Auxerre (1994–1998), AS Monaco (1998–2000), Parma (2000–2003), Inter Milan (2003–2005), Genoa (pinjaman 2004–2005), Olympique Marseille (2005–2006), Al-Rayyan (2006–2007), Umm-Salal (2007–2008), dan Al-Kharitiyath (2009)....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti

    Teknologi

    Kerusuhan mewarnai akhir laga setelah wasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir di Stadion Gelora BJ Habibie. Sekelompok suporter membentangkan spanduk berukuran besar di tengah lapangan sebagai bentuk protes keras kepada manajemen klub....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya