Lokasi: Kesehatan >>
Cek Status Pra SPMB Kota Tangerang 2026 Sekarang
Kesehatan39 Dilihat
RingkasanPendaftaran untuk calon murid kelas 1 SD dan kelas 7 SMP tahun ajaran 2026/2027 dibuka melalui mekanisme seleksi daring dan bertahap. Tahap pra pendaftaran ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti setiap calon peserta didik sebelum mengikuti proses seleksi jalur penerimaan utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pra-SPMB-Kota-Tangerang-2026.jpg)
Pendaftaran untuk calon murid kelas 1 SD dan kelas 7 SMP tahun ajaran 2026/2027 dibuka melalui mekanisme seleksi daring dan bertahap. Tahap pra pendaftaran ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti setiap calon peserta didik sebelum mengikuti proses seleksi jalur penerimaan utama. Dalam tahap tersebut, calon murid diminta mengisi biodata, mengunggah dokumen persyaratan, hingga melakukan verifikasi data untuk memperoleh Personal Identification Number (PIN) yang digunakan saat pendaftaran resmi.
Untuk jenjang SMP, pra pendaftaran berlangsung mulai 13 April 2026 pukul 08.00 WIB hingga 5 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Seluruh proses dilakukan secara online melalui laman resmi Dinas Pendidikan. Calon murid juga diminta rutin mengecek status data pendaftaran mereka melalui fitur “Lihat Data” untuk memastikan dokumen dan data yang diunggah telah diverifikasi, sehingga peserta dapat memperoleh nomor pendaftaran dan PIN tanpa kendala.
Pendaftaran resmi untuk jenjang SD dijadwalkan mulai 2 Juni 2026, sedangkan jenjang SMP mulai dibuka pada 19 Juni 2026. Tahap ini menjadi syarat penting agar calon murid dapat mengikuti seluruh jalur penerimaan yang tersedia pada tahun ajaran 2026/2027.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/de2it1pyj.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Madura 21 Mei 2026: Hujan Ringan
KesehatanBMKG memprediksi cuaca di Pulau Madura, Jawa Timur pada Kamis (21/5/2026) didominasi kondisi Cerah-Cerah Berawan di sebagian kecamatan. Kondisi ini merata terjadi di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep....
Baca SelengkapnyaKPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
KesehatanKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
Baca SelengkapnyaOPM Klaim Bunuh 8 Aparat, TNI Bantah Korban Warga Sipil
KesehatanTPNPB menuding delapan orang yang ditembak mati adalah aparat TNI-Polri yang menyamar di area pendulangan emas ilegal. Operasi bersenjata itu berlangsung sejak 17 Mei hingga 20 Mei 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
- DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
Artikel Terbaru
Ahmad Dhani Juri Keren, Desta Teriak Minta Berhenti
Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN
Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
Ibu Harry Maguire Murka Anaknya Dicoret dari Timnas Inggris
Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
Tautan Sahabat
- Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
- Emping Melinjo Koncone Ngemil, UMKM Solo Bangkit dari Krisis
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Bekatul Tak Lagi Sebelah Mata di Tangan Yulia
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil