Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita5321 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ddi6vrqcl.html
Artikel Terkait
Rian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
BeritaRian/Rahmat harus mengakui keunggulan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam laga sengit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Pasangan Indonesia itu kalah dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 18-21 dari unggulan kedua tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
BeritaHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
BeritaPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Manchester City Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Bantai Palace
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Artikel Terbaru
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Tautan Sahabat
- 11 Terdakwa Pemerasan Kemnaker Dituntut 3-7 Tahun
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
- Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
- Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
- Kabareskrim Polri Janji Tindak Tegas Anggota Narkoba
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger