Lokasi: Pendidikan >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Pendidikan1563 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d6ve7lr2v.html
Artikel Terkait
55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
PendidikanLionel Scaloni tidak menutup peluang bagi pemain dari liga domestik Argentina untuk masuk skuad Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Emiliano Martinez, Lisandro Martinez, Tagliafico, Nahuel Molina, Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Mac Allister, Exaquiel Palacios, Thiago Almada, Lautaro Martinez, dan Julian Alvarez diproyeksikan mengulang kesuksesan di tahun 2026 nanti....
Baca SelengkapnyaPrabowo Serahkan 6 Rafale dan Radar Canggih ke TNI
PendidikanPresiden Prabowo Subianto menyerahkan enam pesawat tempur MRCA Rafale kepada TNI Angkatan Udara dalam sebuah upacara di Pangkalan Udara pada pukul 10. 00 WIB....
Baca SelengkapnyaDua Mantan Bos Pertamina Divonis 6 Tahun Penjara
PendidikanMajelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada Alfian dan Hanung, masing-masing selaku VP Supply dan Distribusi PT, dalam perkara korupsi pengadaan barang pada Selasa (12/5/2026). Ketua Majelis Hakim Adek Nurhadi menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sesuai dakwaan primer jaksa penuntut umum....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI
Jurnalis Tempo Bagikan Foto Misi Gaza Sebelum Ditangkap Israel
36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil