Lokasi: Kuliner >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Kuliner3 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Ahmad Dhani Akui Ingin Cerai, Respons Anak Disorot

    Kuliner

    Ahmad Dhani mengaku sempat memutuskan ingin bercerai dengan Mulan Jameela setahun lalu, namun niat tersebut akhirnya diurungkan karena ia menilai sang istri telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Pentolan Dewa 19 ini mengungkapkan keputusan tersebut dalam sebuah perbincangan, di mana ia menyatakan bahwa polemik masa lalu atau hubungan dengan mantan istri, Maia Estianty, bukan lagi menjadi alasan utama....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Kebakaran Kampus Binus Jakbar Berhasil Dipadamkan

    Kuliner

    Kebakaran melanda auditorium kampus di lantai 5 gedung pada Jumat pagi dan berhasil dipadamkan dalam waktu 20 menit. Syaiful, petugas pemadam kebakaran, menyatakan api mulai dikuasai dan pemadaman memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 06....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel

    Kuliner

    Pengamat Kebijakan Publik, Yanuar Winarko, mengingatkan bahwa ketidakpastian administratif berpotensi memantik perdebatan di tingkat lokal jika terus dibiarkan berlarut-larut. "Keresahan di tengah masyarakat berisiko meluas akibat munculnya keraguan atas legalitas formal dari setiap kebijakan organisasi dan anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkot," ujarnya....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya