Lokasi: Kesehatan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Kesehatan4153 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d6fybcus3.html
Artikel Terkait
Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
KesehatanJuru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan tuntutan penghentian perang di kawasan demi kepentingan seluruh negara, bukan hanya untuk satu pihak tertentu. Baghaei menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers mingguan Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (11/5/2026), dengan menekankan perdamaian di Lebanon dan kawasan lainnya menjadi prioritas utama pemerintah Iran....
Baca SelengkapnyaPengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
KesehatanPelabuhan yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat kota ini menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) jenis Post Panamax untuk meningkatkan kapasitas layanan. MV Zheng Hua 37 dari China mendatangkan peralatan tersebut, sehingga total QCC yang beroperasi di terminal kini menjadi empat unit....
Baca SelengkapnyaOknum TNI Tembak Rekan TNI Saat Berjoget
KesehatanKepala Penerangan Kodam II/Sriwijaya, Letkol (Inf) Yordania, mengungkapkan peran dua tersangka dalam kasus tewasnya Pratu FAA. Sertu MRR berperan sebagai penembak, sedangkan DS berperan menyembunyikan barang bukti....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Prakiraan Cuaca Bandung Raya Rabu: Sumedang Cerah, Bandung Hujan
Artikel Terbaru
Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
Pria di Surabaya Lecehkan Gadis Saat Nonton Festival
11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
Tautan Sahabat
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- IHSG Anjlok 1,43%, Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Pernyataan Prabowo Soal Rupiah Dinilai Bahayakan Masyarakat Desa
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Rupiah Tembus Rp17.508, Pasar Mulai Khawatir