Lokasi: Hiburan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Hiburan3496 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d10s3u4ec.html
Artikel Terkait
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
HiburanSeorang pria tewas setelah bermain ular berbisa di area persawahan, peristiwa yang terekam kamera dan viral di media sosial itu memicu keprihatinan warganet. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat akan bahaya memelihara maupun berinteraksi dengan satwa liar beracun tanpa pengetahuan dan pengamanan yang memadai....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
HiburanAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
HiburanIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Resepsi Pengantin Bertepatan Laga Persib, Tamu Jakarta Kecewa
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Jalur Barat dan Bandara Serui Segera Ditingkatkan
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Persib vs Persijap: Adam Alis Pastikan Target Kemenangan
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Tautan Sahabat
- Daimler Raih 32 Pesanan Sasis Bus di Busworld 2026
- iCar V23 Resmi di Indonesia, SUV Retro Listrik Rp 389 Juta
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End