Lokasi: Berita >>

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna

Berita6599 Dilihat

RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....

SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI,<strong></strong> Bukan Jadi Pengguna

International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.

Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.

Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Messi Mungkin Tak Pensiun Usai Piala Dunia 2026

    Berita

    Nama Lionel Messi masuk ke dalam skuad sementara yang dirilis pelatih, namun banyak penggemar yang menyangka Messi tetap akan tampil bersama tim. Hal itu dilihat dari performanya di level klub bersama Inter Miami yang masih luar biasa....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar

    Berita

    Persija Jakarta menundukkan Persik Kediri dengan skor 4-1 dalam lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (27/4/2024). Persik sebenarnya mampu unggul lebih dahulu lewat sundulan Jose Enrique pada menit ke-24, namun keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib

    Berita

    Peluang Borneo FC untuk merebut gelar juara Liga 1 musim ini semakin menipis setelah tim berjuluk Pesut Etam itu hanya bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu (17/5/2026). Hasil minor di pekan ke-33 ini menjadi kerugian besar bagi Persib Bandung yang saat ini kokoh memimpin puncak klasemen dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC....

    Berita

    Baca Selengkapnya