Lokasi: Gaya Hidup >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Gaya Hidup6997 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ctxo7orig.html
Artikel Terkait
Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
Gaya HidupDarren Bazeley akan mencatat sejarah unik di dunia sepak bola internasional sebagai pelatih pertama yang memimpin tim di empat ajang utama FIFA berbeda. Pria asal Northampton itu sukses mengantar Selandia Baru memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menjuarai kualifikasi zona Oseania....
Baca SelengkapnyaBabinsa Cabuli Anak SD di Konawe Selatan Ditangkap
Gaya HidupSertu MB, oknum TNI yang kabur saat pemeriksaan internal di Kodim 1417/Kendari, akhirnya ditangkap tim gabungan di Bone pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi pukul 07. 30 Wita....
Baca SelengkapnyaWanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
Gaya HidupDua perempuan asal wilayah Kanto, Jepang, berusia 30-an dan 40-an mengaku diancam oleh seorang pengendali berkewarganegaraan China di Indonesia. Ancaman itu disampaikan dengan kalimat, “Satu-satunya pilihan adalah bekerja di sini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dewi Perssik Tak Mau Damai dengan Pelaku Pencatutan Nama
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- 3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- 2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
Artikel Terbaru
Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton di Semua Perangkat
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jawa Barat dan Sulut
Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Sorong Kamis Berawan di Semua Distrik
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Jaksa Kritik Vonis Bebas Oknum Polisi Aniaya Warga Majene
Tautan Sahabat
- Legislator Demokrat: Ekonomi Tumbuh, Rakyat Kecil Belum Rasakan
- Noel Ebenezer Nilai Tuntutan 5 Tahun Penjara Dipaksakan
- Rafale dan Radar GM403 TNI AU Terparkir di Halim
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Ribuan Umat Buddha Hening Nusantara Jelang Waisak Sebar Damai
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara