Lokasi: Berita >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Berita319 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cterwnfcg.html
Artikel Terkait
BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
BeritaPengurus Daerah BRN Korda Bali menggaungkan misi memperkuat ekosistem bisnis rental mobil yang aman sekaligus memberantas jaringan mafia gadai kendaraan dalam momentum Rakernas DPP BRN 2026. Ketua BRN Korda Bali, Gung Rai, menegaskan rakernas tahun ini harus menjadi momentum penting melahirkan program kerja yang tidak hanya indah di atas kertas, namun berkomitmen tinggi dan realistis untuk dieksekusi di lapangan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTrump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
BeritaKekhawatiran akan potensi eskalasi militer atau serangan udara baru di kawasan Teluk meningkat bersamaan dengan munculnya gangguan navigasi elektronik berskala besar atau spoofing yang melanda wilayah tersebut. Kondisi tidak biasa ini memicu kekhawatiran baru di kalangan pengamat militer, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan publik bahwa negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran kini berada di ambang keruntuhan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEkonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
BeritaKonflik ini berakar dari ketegangan yang telah berlangsung sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan perang di wilayah Donbas yang melibatkan kelompok separatis pro-Rusia. Amerika Serikat bersama negara-negara Barat terus menekan, dan hingga kini perang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir karena Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada 16 pejabat yang dituduh membantu deportasi paksa anak-anak....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Perang Iran Dorong Jerman Mendekat ke Negara Teluk
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
Artikel Terbaru
Warga Bongkar Kiai Ashari Punya Bekingan, Diusir Tapi Balik
Krisis Iran, Ancaman Invasi AS ke Kuba Meningkat
Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
Tautan Sahabat
- Ajinomoto Buka 9 Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1
- AHY Sebut Ego Sektoral Hingga di Birokrasi Kementerian
- Prabowo Berterima Kasih ke PDIP yang Rela Jadi Oposisi
- Golkar Dorong Diplomasi Kemanusiaan Usai Pembebasan 9 WNI
- Anggota Gerindra Usul 1.000 Bioskop Desa Lawan Monopoli Film
- WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
- Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray Terungkap
- Upacara Harkitnas 2026 Resmi dari Komdigi, Lengkap Doa
- Sahroni Ledek Pigai Jadi Kapolri Usai Larangan Tembak Begal
- Pemuda Muhammadiyah Soroti Ancaman Sampah Plastik di Bali