Lokasi: Bisnis >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bisnis24 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cfetipoeg.html
Artikel Terkait
Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
BisnisIndia meluncurkan Operasi Sindoor yang menyerang sembilan target terkait Lashkar-e-Taiba (LeT) dan Jaish-e-Mohammed (JeM), termasuk markas LeT di Muridke dan kompleks JeM di Bahawalpur, demikian dikutip dari National Interest pada Kamis (14/5/2026). Pakistan saat itu menolak argumen tersebut dan menilai dampak utama Operasi Sindoor bukan hanya kerusakan fisik terhadap target militan, melainkan perubahan perhitungan biaya politik dan militer terkait terorisme lintas batas....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
BisnisMegawati Hangestri Pertiwi berkontribusi besar atas keberhasilan Red Sparks finis sebagai runner-up di Liga Voli Korea 2024/2025. Hyundai Hillstate merupakan salah satu klub voli papan atas di Korea Selatan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026
BisnisTaufik Hidayat menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara 'Arena Selatan' saat menghadiri kejuaraan di GOR Bulungan pada Sabtu (16/5/2026). Mantan pebulutangkis nasional itu menilai ajang tersebut menjadi ruang aman dan inspiratif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi ke arah yang lebih positif....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
Artikel Terbaru
Jorge Jesus Sesumbar: Al Hilal Bangun, Al Nassr Tak Takut
49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Tangkiling
Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
Malaysia Masters 2026: Hanya Lanny/Apriyani ke 16 Besar
Tautan Sahabat
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
- Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam