Lokasi: Properti >>
Pendaftaran SPMB SD SMP Palembang 2026 Dibuka
Properti91 Dilihat
RingkasanSPMB Kota Palembang 2026 resmi dibuka untuk calon peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi agar seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SD-dan-SMP-Kota-Palembang-2026.jpg)
SPMB Kota Palembang 2026 resmi dibuka untuk calon peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini dilaksanakan dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi agar seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan. Terdapat empat jalur penerimaan yang dapat dipilih sesuai kondisi dan latar belakang calon murid, yakni Jalur Domisili, Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi, dan Jalur Prestasi.
Tahapan pendaftaran SPMB Kota Palembang 2026 kini telah dimulai dengan pembukaan Jalur Afirmasi untuk SD dan SMP pada 18 hingga 22 Mei 2026. Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi SPMB Kota Palembang. Sementara itu, pendaftaran Jalur Domisili, Mutasi, dan Prestasi dijadwalkan dibuka mulai 8 Juni 2026.
Selain memahami jadwal dan jalur pendaftaran, orang tua dan calon murid juga perlu mengetahui syarat usia, dokumen administrasi, hingga tata cara pendaftaran agar proses seleksi berjalan lancar dan tidak mengalami kendala saat verifikasi data. Jalur Domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di wilayah penerimaan murid baru yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Seleksi dilakukan berdasarkan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah tujuan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cf9rctrpt.html
Artikel Terkait
PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
PropertiIndonesia resmi mengoperasikan SPKLU atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ke-5. 000 yang menandai kemajuan signifikan dalam pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di tanah air....
【Properti】
Baca SelengkapnyaGap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
PropertiPada 2025, jumlah siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 5. 400....
【Properti】
Baca SelengkapnyaGap Year Buka Peluang Lebih Besar ke Kampus
PropertiPada 2025, jumlah siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 5. 400....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- 60 Soal IPAS Kelas 2 Semester 2 dan Kunci Jawaban
- 50 Soal Seni Rupa Kelas 5 Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban
- Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik BIB
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 11 Halaman 140
Artikel Terbaru
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Begini Cara Isi Nilai Rapor
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi