Lokasi: Teknologi >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Teknologi84642 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bxsetkdfr.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
TeknologiPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kepastian itu didapat usai Persib mengalahkan PSM dengan skor 2-1....
Baca SelengkapnyaLirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
TeknologiJustin Bieber merilis lagu berjudul "405" dalam album Swag yang sarat akan makna cinta, kedewasaan, dan pelarian dari penatnya dunia hiburan. Judul lagu ini merujuk langsung pada Interstate 405 (I-405), salah satu jalan tol paling terkenal sekaligus terpadat di Los Angeles, California....
Baca SelengkapnyaKunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
TeknologiLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada tahun 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers