Lokasi: Bisnis >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Bisnis3 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties

    Bisnis

    Serial terbaru menghadirkan trailer dan soundtrack yang memperkuat nuansa youthful, emosional, dan dekat dengan kehidupan anak muda. Di tengah rutinitas pekerjaan dan persoalan keluarga, Muti dan Jenar dipersatukan oleh kecintaan mereka terhadap girl group fiktif bernama Purple Tea....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat

    Bisnis

    PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank) mencatatkan kenaikan kinerja keuangan signifikan pada tahun 2025 dengan total aset melonjak menjadi Rp12,33 triliun dari Rp10,62 triliun pada tahun sebelumnya. Wakil Direktur Utama Hendra menyatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan ekspansi usaha dan penguatan bisnis yang terus berjalan....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan

    Bisnis

    Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memberikan dampak ganda bagi perekonomian Indonesia, di mana depresiasi rupiah justru menjadi peluang bagi industri berbasis ekspor untuk meningkatkan pendapatan. Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyatakan sektor yang paling diuntungkan adalah industri ekspor berbasis komoditas tambang dan perkebunan....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya