Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup98 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bcp96jrai.html
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
Gaya HidupMegawati Hangestri Pertiwi santer dikaitkan dengan Hyundai Hillstate setelah sukses membela Red Sparks selama dua musim di Liga Voli Korea Selatan. Pemain voli putri Indonesia berusia 26 tahun itu memutuskan pulang ke tanah air setelah mengantar Red Sparks ke final pada musim 2024/2025....
Baca SelengkapnyaPromo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900
Gaya HidupMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang bulan Ramadhan 2024 di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas seperti beras dan minyak goreng....
Baca SelengkapnyaBI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Gaya HidupNilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah hingga menembus Rp 17. 600 per dolar AS pada pertengahan Mei 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Gaji Megawati Rp1,7 M Lebih Tinggi dari Jordan Wilson
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Artikel Terbaru
Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
RI-Singapura-Malaysia Hidupkan Lagi Kerja Sama SIJORI
Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Iran dan Oman Rancang Mekanisme Transit Baru Selat Hormuz
Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
Tautan Sahabat
- Prabowo Hadiri Paripurna DPR, Satukan Pandangan Ekonomi
- TNI AL Temukan 16 Ton Timah Ilegal di Gudang PIK
- PDIP Sebut Jokowi Berkeliling Indonesia Ancam Prabowo
- Gubernur BI Didemo Anggota DPR Minta Mundur Imbas Rupiah
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Bahlil Puji Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Meski Viral
- Pimpinan Komisi III Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- Puluhan Karyawan Dukung Michael Wisnu di Sidang Terra Drone
- Menlu RI Ucap Terima Kasih ke Turki, 9 WNI Dibebaskan Israel