Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita72 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bb5sm671u.html
Artikel Terkait
KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
BeritaKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
【Berita】
Baca Selengkapnya16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
BeritaPiala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang menjadi edisi ke-16 secara berturut-turut yang menghadirkan maskot resmi. Maskot pertama dalam sejarah Piala Dunia adalah Willie, seekor singa yang menjadi simbol nasional Inggris....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
BeritaPersija Jakarta bersiap melakukan evaluasi besar-besaran jelang musim baru, termasuk perubahan komposisi pemain dan jajaran pelatih, setelah Macan Kemayoran gagal meraih target juara pada musim ini. Pelatih Carlos Mauricio mengaku belum bisa memastikan masa depannya di klub....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
- Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
- Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Madura: Masalembu, Sumenep Hujan Petir
Beckham Minta Persib Fokus Lawan Persijap demi Hattrick
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
Casemiro Diganti, Gelandang Serie A Segera ke Manchester United
Kedonganan Disorot Usai Jadi Lokasi Renang Internasional
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
Tautan Sahabat
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
- Rivan Nurmulki Mundur dari Timnas Voli Indonesia
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Megawati Disenggol Jordan Wilson, Hillstate Pede Gebrak Liga Voli
- Ganda Campuran Indonesia Mundur dari Australia Open 2026
- David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
- JBP Vs Zhaiyk di Semifinal AVC Champions League 2026
- Leo/Daniel Beber Kunci Juara Thailand Open 2026
- Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
- Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out