Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Travel5269 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ba632e4e8.html
Artikel Terkait
Leo Daniel Akui Masih Kagok di Thailand Open 2026
TravelPasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, berhasil melaju ke babak perempat final setelah menaklukkan lawan mereka dalam dua gim langsung dengan skor 21-16 dan 21-13. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Leo/Daniel untuk menghadapi tantangan berikutnya di babak delapan besar....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRanty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
TravelRanty Maria dan Rayn Wijaya menggelar pernikahan secara intim di Bali yang hanya dihadiri keluarga dan sahabat terdekat. Empat bulan setelah resmi menikah, pasangan yang berpacaran sejak 2021 itu mengaku tidak menunda untuk segera memiliki momongan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaOnad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
TravelOnad, mantan vokalis band Killing Me Inside, resmi bebas dari rehabilitasi pada 28 Januari 2026 setelah menjalani masa pemulihan selama tiga bulan di panti rehab Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Onad sebelumnya diamankan kepolisian di kediamannya pada 29 Oktober 2025 atas kepemilikan ganja dan ekstasi, lalu menjalani rehabilitasi sejak 4 November 2025....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
- Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
- Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
- Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Dewi Perssik Kurban 2 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026
Artikel Terbaru
Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
Amanda Manopo Berhenti Syuting, Kenny Austin Siaga Jadi Suami
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
Tautan Sahabat
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina