Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Gaya Hidup578 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/b5drald1x.html
Artikel Terkait
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Gaya HidupTim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian setelah tiga pendaki yang sempat dinyatakan hilang ditemukan tewas di Gunung Dukono. Tim SAR berhasil mengevakuasi 17 pendaki lain yang selamat dalam operasi yang berlangsung sejak akhir pekan lalu....
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
Gaya HidupSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
Baca SelengkapnyaDosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
Gaya HidupSebanyak 27 dari 29 kasus kekerasan di UNU Blitar merupakan kasus kekerasan seksual. Pihak kampus melalui Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNU Blitar mengaku telah mengambil langkah serius usai menerima laporan dari seorang mahasiswi pada 23 April 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
- BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
- Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
Artikel Terbaru
iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Petir Hari Ini
Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
Prakiraan Cuaca Bali: Hujan Lebat di Buleleng, Kabut di Karangasem
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
Tautan Sahabat
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes