Lokasi: Travel >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Travel71 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/axenbct52.html
Artikel Terkait
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
TravelHantavirus kembali menjadi perhatian global setelah terdeteksi di Kalimantan Barat dan menyebabkan satu pasien meninggal dunia pada Maret 2026. Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, mengonfirmasi temuan satu kasus virus Hanta berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
TravelWuling Eksion mencatatkan lebih dari 1. 000 SPK sejak peluncuran nasional, mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan teknologi kendaraan modern....
【Travel】
Baca SelengkapnyaToyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
TravelToyota akan memasarkan Zenix dengan spesifikasi lebih rendah untuk pasar fleet di India guna mengisi celah pasar yang ditinggalkan Innova Crysta. Toyota menghentikan produksi dan penjualan MPV Innova Crysta dengan sasis ladder frame versi mesin diesel mulai 2027 karena terbentur regulasi CAFE 3 di negara tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Artikel Terbaru
Ayu Aulia Tulis Kalimat Bijak Usai Dihujat Pengakuan Hubungan Pejabat R
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Tautan Sahabat
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur