Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi63 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ap71vncli.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
TeknologiKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
Baca SelengkapnyaKursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
TeknologiVideo pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing menjadi sorotan setelah memperlihatkan keduanya duduk berdampingan di sofa dengan ketinggian berbeda. Dalam rekaman viral tersebut, Xi tampak duduk sedikit lebih tinggi dibandingkan Trump, meskipun Presiden AS itu diketahui memiliki postur lebih tinggi sekitar 10 sentimeter....
Baca SelengkapnyaGedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
TeknologiPenembakan terjadi di kompleks Senat Filipina pada Senat malam, memicu kepanikan dan penguncian gedung. Saksi mata melaporkan orang-orang berlarian mencari perlindungan setelah suara tembakan terdengar, dengan beberapa individu terlihat mengenakan baju antipeluru....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
Artikel Terbaru
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
Tautan Sahabat
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- Polisi Limpahkan Berkas Kecelakaan Kereta Bekasi
- 3 Anggota TNI Sampaikan Nota Pembelaan di Pengadilan Militer
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Polisi Tangkap 2 Pencuri Aki Truk di Pelabuhan Tanjung Priok
- Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- Polisi Pindahkan 321 WNA Kasus Judol ke Imigrasi