Lokasi: Teknologi >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Teknologi1 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • Calvin Dores Jual Mata Rp350 Juta, Sosok Peminat Disorot

    Teknologi

    Calvin mengaku ingin menjual matanya karena tengah mengalami kesulitan ekonomi yang mendesak. Calvin rela melepas salah satu matanya demi memikirkan masa depan istri dan anaknya....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026

    Teknologi

    Jimly Asshiddiqie mengungkapkan rencana pemeriksaan terhadap Hery Susanto sebagai Ketua Ombudsman RI setelah berkoordinasi dengan Jaksa Agung ST Burhanudin. Pemeriksaan ini dilakukan karena kasus yang menjerat Hery masih dalam tahap penyidikan di Kejaksaan Agung....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • KPK Cecar Belasan Pejabat Tulungagung soal E-Katalog Bupati

    Teknologi

    Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa belasan saksi secara maraton selama dua hari berturut-turut pada Kamis hingga Jumat, 21-22 Mei 2026, di Kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk mengonfirmasi aliran dana haram dan kongkalikong proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Pemeriksaan pada Kamis melibatkan sembilan saksi dari jajaran kepala dinas dan ajudan bupati, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Deni Susanti, Kepala Dinas Perhubungan Iswahjudi, Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Nina Hartiani, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Agus Sulistiono, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Slamet Sunarto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Suparni, Kepala Dinas Perikanan Robinson Parsaoran Nadeak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Erwin Novianto, serta Ajudan Bupati Sugeng Riadi....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya