Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kesehatan24572 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/aoldjk8kf.html
Artikel Terkait
Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
KesehatanMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
Baca SelengkapnyaAshanty Akui Mudah Menangis Jelang Ibadah Haji
KesehatanAshanty, ibu sambung Aurel Hermansyah, mengaku hatinya menjadi sangat sensitif dan kerap meneteskan air mata setiap kali mendengar lantunan doa suci menjelang keberangkatan haji. "Enggak tahu kenapa mau haji ini aku tuh kayak melow terus....
Baca SelengkapnyaKomisi III Nilai Laporan Erin Eks Andre Taulany Berlebihan
KesehatanErin melaporkan balik Herawati dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan pencemaran nama baik setelah mantan ART tersebut menyebarkan foto area rumah pribadi, termasuk garasi hingga kendaraan milik Erin, ke media sosial tanpa izin. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyoroti langkah hukum Erin dan menilai penggunaan UU PDP dalam kasus itu tidak tepat karena objek yang dipersoalkan tidak masuk kategori data pribadi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
- Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
Artikel Terbaru
Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Hati Putrinya
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
Tautan Sahabat
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental Ukraina Akibat Perang
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- India Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun