Lokasi: Bisnis >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Bisnis41716 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ads70ztng.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
BisnisLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaArsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
BisnisFinal Arsenal melawan PSG di Liga Champions tinggal dua pekan lagi, dan kedua tim sudah memulai persiapan sejak sekarang. Latihan khusus digelar untuk mengantisipasi ancaman lawan, dengan harapan masing-masing bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya di laga bersejarah tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaMahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
BisnisSuasana hangat dan sederhana mewarnai perayaan ulang tahun ke-69 Mahfud MD yang dihadiri sejumlah sahabat, akademisi, budayawan, seniman, hingga kolega dekat. Meski digelar tanpa kemewahan berlebihan, sejumlah hadiah unik dan simbolis turut mewarnai perayaan tersebut....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
- Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Mourinho Sepakat Kembali ke Real Madrid, Bereskan Kekacauan
Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
Tautan Sahabat
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud